Penetapan Harga Untuk Proses yang Merosot blog
Skip to content
Inovatif, Berkepribadian dan Mandiri
facebook
youtube
instagram
Program Studi Teknik Industri Terbaik di Medan Sumatera Utara yang Merupakan Jurusan dari Fakultas Favorit di Sumut Yaitu Fakultas Teknik UMA
Call Support 0812-1971-4223
Email Support [email protected]
Location Jalan Kolam No. 1 Medan Estate
Jalan PBSI No. 1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTURAL
    • VISI, MISI dan TUJUAN
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK INDUSTRI
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL KULIAH
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL KRS
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL UJIAN
        • UTS
        • UAS
      • JADWAL WISUDA
      • JADWAL SEMINAR/SIDANG
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • PRESTASI PRODI
  • MAHASISWA
    • BEASISWA
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Siswa/I Yang Berprestasi di Sekolah (Ranking I, II dan III)
      • Beasiswa YPHAS Bagi Mahasiswa/I Bersaudara Kandung
    • SISTEM INFORMASI
      • APIK
      • OPAC
      • WEBMAIL
      • DATA MAHASISWA
      • BLOG MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • AOC
      • ELEARNING
    • PRESTASI MAHASISWA
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • DOSEN PRODI
    • TKTD
    • ELEARNING
    • WEBMAIL
    • OPAC
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIVITAS ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • LABORATORIUM
    • INFORMASI LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • ARSIP
    • SK Mahasiswa
    • DOKUMEN
    • PENGUMUMAN
  • HUBUNGI KAMI

Penetapan Harga Untuk Proses yang Merosot

Posted on 25 May 201914 December 2022 by industri
0

Penetapan Harga Bersamaan dan Ukuran LOT Untuk Proses yang Merosot, mengembangkan model Banerjee (2005), tentang harga bersamaan dan ukuran lot untuk pemasok berdasarkan perjanjian kontrak dengan pembeli, dengan mempertimbangkan kondisi bahwa sistem produksi pemasok memburuk dari waktu ke waktu / penggunaan. Selanjutnya, diasumsikan juga bahwa posisi tawar pembeli lebih kuat daripada posisi tawar pemasok sehingga kebijakan ukuran lot ekonominya digunakan untuk menentukan ukuran batch produksi pemasok (yaitu ukuran batch produksi pemasok adalah kelipatan bilangan bulat dari pesanan pembeli. kuantitas). Tujuan pemasok di sini adalah untuk menentukan harga jual produk, bersama dengan kebijakan ukuran lot yang sesuai, untuk memaksimalkan laba kotor per unit yang ditargetkan. Semua biaya relevan yang dipertimbangkan oleh pemasok adalah biaya setup, biaya produksi, biaya penyimpanan, biaya restorasi, dan biaya perbaikan. Untuk menyelesaikan model, algoritme sederhana digunakan, dan contoh numerik yang menggunakan parameter Banerjee diterapkan untuk menggambarkan karya model.

Penentuan ukuran dalam Penetapan Harga Untuk Proses yang Merosot lot produksi yang optimal merupakan masalah yang selalu dihadapi oleh pemasok dalam menjalankan kebijakan produksinya untuk mensuplai suatu produk kepada pelanggannya. Tujuan utama yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut adalah meminimalkan total biaya produksi. Model Economic Manufacturing Quantity (EMQ) klasik (lihat misalnya Silver et al., 1998) sering digunakan untuk memecahkan masalah karena kesederhanaannya. Namun, model ini secara implisit mengasumsikan bahwa proses produksinya sempurna, sedangkan dalam situasi nyata kinerjanya pasti akan memburuk karena penggunaan atau usia.
Kerusakan dapat mengubah status produksi dari terkendali menjadi tak terkendali dalam periode produksi dan perlu dipulihkan pada akhir siklus produksi. Dengan demikian, biaya restorasi harus langsung ditambahkan ke biaya produksi. Porteus (1986) dan Rossenblatt dan Lee (1986) awalnya mempelajari pengaruh kemerosotan proses pada EMQ yang optimal. Rossenblatt dan Lee menganggap pergeseran keadaan terdistribusi secara eksponensial, sedangkan Porteus menggunakan probabilitas tertentu setiap kali suatu item diproduksi. Kedua penelitian ini memiliki kesimpulan yang sama bahwa lot size optimal untuk sistem produksi tidak sempurna lebih kecil dari EMQ optimal.
Kim dan Ha (2003) mempelajari kebijakan lot sizing dalam kerangka koordinasi bersama antara pembeli dan vendor.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Teknik Industri UMA (@industri.uma)

Berita
Wisuda Periode I Tahun 2026: Rektor UMA Tekankan Lulusan Harus Mampu Hadapi Perubahan di Era Transformasi Digital
Universitas Medan Area (UMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber...
Rektor Universitas Medan Area Buka PMDK Periode 1 Tahun 2026, Bekali Calon Wisudawan Hadapi Dunia Kerja Digital
Universitas Medan Area (UMA) melalui Biro Pengembangan Inovasi dan Karir...
IMTI Prodi Teknik Industri UMA Gelar Workshop Manajemen Mutu ISO 9001: Bekal Karier Profesional bagi Mahasiswa
Medan, 2026 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing mahasiswa...

KAITAN UMA

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAMPUS I :

Jln. Kolam Nomor 1 Medan Estate
Jln. PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888

KAMPUS II :

Jln. Sei Serayu No. 70 A, Medan 20122
Jln. Setia Budi No. 79 B, Medan 20122
Telepon : (061) 42402994
Call Center : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi :

  • Teknik Sipil : sipil.uma.ac.id
  • Teknik Elektro : elektro.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id

 

Copyright © 2016 - 2026 Prodi Teknik Industri- Universitas Medan Area