Evaluasi Kualitas Kinerja Dengan Metode Focused Quality dalam Proses Belajar Mengajar, Seiring dengan banyaknya Perguruan Tinggi di Indonesia, maka suatu lembaga pendidikan dalam hal ini Jurusan Teknik Industri FT-UMS harus dapat meningkatkan kualitas atau kualitas akademik sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu saat sekarang. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan menentukan prioritas proses belajar mengajar yang harus ditingkatkan, mengetahui keinginan mahasiswa terhadap proses belajar mengajar, serta untuk memberi informasi dan masukan bagi pihak Jurusan Teknik Industri FT-UMS untuk perbaikan kualitas proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Focused Quality yang merupakan suatu alternatif metode yang dapat digunakan untuk merespon atau mengetahui keinginan konsumen.
Berkaitan dengan semakin berkembangnya dunia pendidikan, realitas kebijakan pemerintah maupun Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi seperti sekarang ini banyak membawa perubahan yang memaksa untuk bersaing secara ketat antar perguruan tinggi. Perguruan tinggi tersebut harus mampu mengatasi dan mengantisipasi datangnya pesaing dari perguruan tinggi lain, menutup kelemahan-kelemahan yang ada, serta semaksimal mungkin memanfaatkan peluang-peluang dengan kekuatan yang dimiliki [Kurnianingrum, 2004].
Seiring dengan banyaknya Perguruan Tinggi di Indonesia, maka suatu lembaga pendidikan harus dapat meningkatkan kualitas atau kualitas akademik sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu saat sekarang. Secara umum program proses belajar mengajar di Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakart (FT-UMS) pada saat ini sudah mengalami banyak perubahan bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.Focused Qualitymerupakan suatu alternatif metode yang dapat digunakan untuk merespon atau mengetahui keinginan konsumen, dalam hal ini adalah keinginan mahasiswa terhadap program proses belajar mengajar di Teknik Industri FT-UMS, sehingga akan diketahui keinginandan tingkat kepentingan konsumen (mahasiswa) terhadap atribut program proses belajar mengajar di institusi tersebut.
Beberapa dimensi atau atribut yang diperhatikan dalam perbaikan kualitas jasa dari Evaluasi Kualitas Kinerja Dengan Metode Focused Quality antara lain:
a. Ketepatan waktu pelayanan
b.Akurasi pelayanan
c.Kesopanan dan kehormatan dalam memberikan pelayanan
d.Tanggung jawab
e.Kelengkapan
f.Kemudahan pelayanan
g.Variasi model pelayanan
karakteristik jasa yang akan memberikan jawaban yang lebih mantap terhadap pengertian jasa. Karakteristik yang dimaksud antara lain sebagai berikut;
a.Tidak dapat diraba (intangibility). Artinya jasa tidak dapat diraba maupun dilihat, tetapi jasa dapat dirasakan dan dinikmati yang berwujud pelayanan.
b.Tidak dapat dipisahkan (inseparability). Artinya jasa tidak dapat dipisahkan, biasanya dimana jasa itu dihasilkan disitu juga jasa akan dikonsumsi.
c.Bisa berubah-ubah (variability). Artinya jasa bisa berubah-ubah baik nama, bentuk, kualitas dan jenisnya tergantung dari siapa, kapan dan dimana jasa tersebut dihasilkan.
d.Tidak dapat disimpan (pershability). Artinya jasa tidak dapat disimpan dan tidak mempunyai daya tahan, hal ini tidak menjadi masalah jika permintaannya tetap karena untuk menyiapkan pelayanan permintaan tersebut mudah.
