Analisis Sensitivitas Pada Keputusan Pembangunan Meeting Hall Untuk Minimasi Resiko Investasi yang menyangkut sejumlah besar dana dengan harapan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang, seringkali berdampak besar pada kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan untuk melakukan investasi, salah satu syarat terpenting adalah mengkaji aspek finansial dan ekonomi. Meskipun langkah ini sering memerlukan waktu yang cukup lama, namun bukan berarti memperlambat perusahaan mencari peluang untuk mengembangkan usahanya. Kriteria penilaian untuk aspek finansial yang digunakan adalah metode Net Present Value (NPV), Payback Periode (PP) dan Return On Invesment (ROI) dan analisa sensitivitas dan analisa resiko. Dari penilaian aspek finansial didapatkan Payback Periode 1 tahun 3 bulan, ROI sebesar 1,9 dan NPV sebesar Rp 12.191.196,- dengan asumsi nilai sisa 20% dari harga beli. Dari analisa sensitivitas yang dilakukan dengan mengubah parameter investasi awal, pendapatan tahunan dan tingkat suku bunga didapatkan nilai NPV negatif sehingga keputusan pembangunan Meeting Hall untuk pengembangan fasilitas hotel tidak layak dilaksanakan.
Hotel Dwi Agung dibangun diatas lahan seluas ± 1 hektar, oleh pemiliknya yang bernama Bapak Sucipto, yang masih termasuk dalam kawasan Bandar Udara Adi Sumarmo Boyolali – Surakarta. Selain itu karena Bandara Adi Sumarmo juga dijadikan sebagai tempat embarkasi pemberangkatan calon jemaah haji baik dari Propinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sebagian wilayah Jawa Timur, maka apabila pengantar dan penjemput membutuhkan tempat menginap yang strategis dan ideal, mereka akan mendapatkannya di Hotel Dwi Agung tersebut.
Selain itu karena Bandara Adi Sumarmo juga dijadikan sebagai tempat embarkasi pemberangkatan calon jemaah haji baik dari Propinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sebagian wilayah Jawa Timur, maka apabila pengantar dan penjemput membutuhkan tempat menginap yang strategis dan ideal, mereka akan mendapatkannya di Hotel Dwi Agung tersebut.
Di Hotel Dwi Agung Boyolali fasilitas yang disediakan kurang lengkap, untuk itu pihak Hotel berencana untuk melakukan pengembangan fasilitas pembangunan meeting hall. Analisis Sensitivitas Untuk Minimasi Resiko Investasi yang dilakukan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Payback Periode (PP), Return On Invesment (ROI) dan analisa sensitivitas serta analisa resiko.
