Pelayanan Kinerja dengan Focused Quality Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja perguruan tinggi dalam memenuhi kebutuhan konsumen dalam hal kualitas pelayanan. Quality focus dapat difahami sebagai mempertahankan standar kualitas yang tinggi dalam pekerjaan, serta senantiasa berupaya meningkatkan standar kualitas tersebut pada kesempatan selanjutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fosuced Quality, yaitu metode untuk mencari pengembangan kualitas mengacu pada proses kunci dan Critical Success Faktor (CSF) pada Perguruan Tinggi “X” Surakarta. “Identifikasi pelanggan yang sedang, atau harus dilayani oleh agensi, survei pelanggan untuk menentukan jenis dan kualitas layanan yang mereka inginkan dan tingkat kepuasan mereka terhadap layanan yang ada, standar layanan pos dan ukur hasil terhadap bisnis terbaik, berikan pelanggan dengan pilihan di kedua sumber layanan, dan sistem pengaduan yang mudah diakses, dan menyediakan sarana untuk menangani pengaduan pelanggan ”. Dari penelitian yang dilakukan, kinerja proses kunci pada prioritas utama adalah proses pendidikan (5,6) dan prioritas terendah adalah kenyamanan ruang kuliah (2,62). Dampak tertinggi adalah pengembangan fasilitas penunjang akademik (14,3) dan terendah adalah kenyamanan ruang kuliah (11,1). Proses kunci yang mendapat prioritas untuk diperbaiki berdasarkan nilai kesenjangan terbobot adalah sistem pendidikan dengan skor 77,6 dan pengembangan sumber daya manusia dengan skor 55,4 sedangkan kenyamanan ruang kuliah (29). Berdasarkan Pelayanan Kinerja dengan Focused Quality matrik prioritasi proses dapat diketahui bahwa kinerja di Perguruan Tinggi “X” Surakarta belum sesuai keinginan konsumen. Hal ini dapat diketahui dari nilai kinerja proses yang bobot nilai berkisar antara 2,62 sampai 5,6 yang berarti masuk kategori penelitian cukup. Proses perbaikan yang menjadi prioritas utama di Perguruan Tinggi “X” Surakarta adalah prioritas 1sistem pendidikan, prioritas 2 pengembangan sumber daya manusia, dan prioritas 3 sistem penilaian dosen.
