Evaluasi Konsumen dengan Analisis Diskriminan bertujuan mengetahui apakah ada perbedaan yang siqnifikan dalam variabel dependen (Y) yang meliputi konsumen sering Beli (YO), Cukup (Y I) dan Jarang Beli (Y2), serta bertujuan mengetahui perilaku konsumen yang benar-benar berbeda, perbedaan dalam arti perilaku mereka sering membeli, cukup dan jarang membeli. Metode analisis yang digunakan adalah dengan Wilk’s Lambda, Pairwise, F test. Canonical corellation, untuk mencari ada dan tidak perbedaan antar group variabel dependen dan menginterpretasikan berdasarkan function at group centroid untuk mengetahui variabel independen mana yang menjadi faktor diskriminannya. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa variabel menu merupakan faktor pembeda (diskriminan). Artinya konsumen grup (sering beli, cukup dan jarang beli) tidak terpengaruh dengan usia, harga, pendapatan, dan pelayanan yang diberikan oleh RM. Pak Kardi ditunjukkan dengan tanda (+) padafunction I. Jadi konsumen yang membeli di RM. Pak Kardi adalah mereka yang benar-benar menyukai menu (masakan khas kepiting) RM. Pak Kardi. Jarak antara grup Sering Beli dengan grup Jarang Beli adalah yang terbesar, yakni 7,350. Sedangkan jarak terkecil adalah antara grup Cukup dengan grup Jarang Beli (0.522). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Konsumen di grup Sering Beli paling berbeda selera Menu masakannya. Sebaliknya Menu yang disukai oleh konsumen di RM. Pak Kardi yang termasuk konsumen Cukup mempunyai perbedaan yang kecil dengan mereka yang jarang membeli
Di sepanjang jalur pantura propinsiJawa Tengah, khususnya daerah Pemaiang terdapat banyak sekali rumahmakan dengan jenis masakan yangberagam, salah satunya adalah RM. PakKardi. RM. Pak Kardi adalah salah saturumah makan yang menyediakan menuikan laut (sea foofi dan juga menumasakan lainnya. RM. Pak Kardi telahberdiri sejak- tahun 1980 dan telahberhasil melayani konsumen denganbaik. Berdasarkan frekuensi beli,konsumen dibedakan menjadi tiga yaitu;jarang membeli, cukup (sedang) dankonsumen yang sering membeli. Konsepdan penggunaan analisis multiiariatpada riset pemasaran sangat tepat karenamemuat lebih dari dua variabel.
Variabel yang digunakan adalah variabel dependen dan variabel independen. Evaluasi Konsumen dengan Analisis Diskriminan akan membedakan sebenarnya ada atau tidakpengaruh yang signifikan antara konsumen yang sering membeli, cukupdan jarang jarang membeli, sekaligusakan mencari penyebab perbedaanapakah variabel usia, harga, pendapatan,pelayanan atau menu (variabel independen) yang menyebabkanperbedaan pada ketiga konsumen padavariabel dependen tersebut. Dengan analisis diskriminan keinginan danperbedaan perilaku dari setiap golongankonsumen akan diketahui dengan jelas sehingga dapat dimanfaatkan untukmeningkatkan pelayanan terhadapkonsumen.
